Postingan ini dipublikasikan pada tanggal 23 Maret 2023.
Pertama - tama saya ucapkan Marhaban Ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menunaikan. Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan oleh Allah SWT, karena nikmat dan karunianyalah kita bisa berkesempatan untuk beribadah pada bulan yang suci ini.
Ramadhan
adalah sebuah events yang paling membahagiakan bagi umat muslim termasuk saya, jika kita membahas soal ramadhan pikiran kita pasti langsung membayangkan hal - hal yang iconic pada bulan ini.
Apalagi kalo bukan MARJAN sebuah sirup dari PT. Lasallefood Indonesia dengan iklan - iklannya yang iconic dan berjalan cerita menarik.
Tapi disini saya bukan mau ngebahasin tentang iklan marjan, melainkan sebuah ibadah shalat dimana mungkin sebagian dari kita tidak tamat ketika melaksanakannya, yaitu Tarawih.
Kalo puasanya full tapi tarawihnya gak tamat itu kayak kurang aja, jadi disini saya bakal kasih tips atau berbagi pengalaman lebih tepatnya. Bagaimana saya bisa menamatkan shalat tarawih.
Ini yang paling simpel, pilih masjid yang sesuai dengan pace kalian. Kalian harus bisa memilih masjid dengan pace yang sesuai dengan agility dan durability kalian, walaupun kelihatannya simpel tapi ini merupakan hal paling krusial jika kalian ingin menamatkan 23 rakaat shalat tarawih.
Karena setiap masjid memiliki imam dengan ayat speed atau kecepatan dalam pembacaan ayat yang berbeda - beda, jadi kalian harus bisa menyesuaikan gerakan kalian dengan kecepatan shalat dari masjid tersebut, disinilah agility kalian diuji. Kalian juga harus bisa tahan dengan lamanya tarawih kalo imam masjid tersebut ayat speednya rendah, disinilah durability kalian diuji.
Ingat imam dengan ayat speed yang tinggi bukan berarti bagus dan imam dengan ayat speed yang rendah bukan berarti sebaliknya, semuanya ada kelebihan dan kekurangan. Imam dengan ayat speed yang tinggi rata - rata tingkat akurasi tajwidnya itu rendah, sebaliknya imam yang ayat speednya rendah rata - rata tingkat akurasi tajwidnya tinggi. Jadi itu keputusan kalian untuk memilih.
Dikampung saya itu ada sekitar 4 masjid, jadi saya harus coba satu persatu masjid dan melakukan research, masjid mana yang kira - kira cocok dengan pace saya.
Jadi itulah yah, cara saya bisa survive dan menamatkan 23 rakaat shalat tarawih. Sekali lagi saya ucapkan Marhaban Ya Ramadhan, semoga kita diberi kelancaran dalam beribadah. Ramadhan cuma 1 bulan dalam 1 tahun, jadi marilah kita manfaatkan bulan ramadhan ini dengan kegiatan yang positif dan lebih menyempurnakan lagi ibadah kita.
Jadi gimana menurut kalian? seperti biasa mohon maaf bila ada kata yang tidak berkenan dihati, bye.

mantap gAn Jdi Ada inspirasi ane
BalasHapusMantap bang, semangat puasanya.
HapusAnjay GG banh
BalasHapus